“Konsumen Cerdas” Cermat Pilih Makanan yang Akan Dikonsumsi

26-05-2015 Hukmas Dilihat 3041 kali Pusat Data dan Informasi Obat dan Makanan

“Sebagai konsumen, kita harus memiliki kemampuan untuk memilih produk yang akan kita konsumsi”, demikian disampaikan Halim Nababan, Direktur Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan (SPKP) BPOM, Selasa (26/05/15) di SDN 01 Pagi Pancoran - Jakarta.

 

Kali ini, orang tua siswa SDN 01 Pagi Pancoran menjadi target ke-delapan, edukasi tentang keamanan pangan keluarga dalam rangkaian program “Goes To School” yang digagas MNC Group bekerja sama dengan BPOM. Program ini diselenggarakan mengingat pentingnya peran orang tua terutama para ibu dalam membentuk generasi muda bangsa yang berkualitas.

 

Tanggal kedaluwarsa yang terdapat pada produk merupakan informasi yang harus selalu diperhatikan oleh para konsumen. Tanggal kedaluwarsa merupakan peringatan sejauh mana suatu produk layak untuk dikonsumsi. “Tanggal kedaluwarsa ditetapkan oleh produsen berdasarkan pengujian di laboratorium, sejauh mana produk tersebut tidak berubah kandungan dan manfaatnya sehingga aman untuk dikonsumsi,” jelas Halim.  “Jika tanggal kedaluwarsa pada produk tertera 260515, maka produk tersebut layak dikonsumsi sebelum tanggal 26 Mei 2015. Biasanya satu bulan sebelum tanggal kedaluwarsa, pelaku usaha akan menarik produknya. Karena luasnya jangkauan pemasaran, maka membutuhkan waktu lama bagi para pelaku usaha untuk menarik produknya yang sudah lewat masa kedaluwarsanya”, lanjut Halim.

 

Para peserta kegiatan “Goes To School” terlihat antusias, dilihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh para peserta pada sesi tanya jawab. Pertanyaan yang banyak diajukan adalah seputar pangan kedaluwarsa, cara mendeteksi pangan yang mengandung bahan berbahaya, dan sanksi apa yang diberikan kepada para penjaja makanan yang telah terbukti menggunakan bahan berbahaya dalam pangan.

 

Pemaparan ditutup dengan diumumkannya hasil pengujian sampel makanan yang dibeli dari penjaja makanan di sekitar wilayah Sekolah menggunakan “Rapid Test Kit”  oleh Tim Balai Besar POM di Jakarta. Hasilnya, terdapat beberapa pangan yang terdeteksi positif menggunakan formalin. Hasil pengujian diserahkan kepada Kepala Sekolah SDN 01 Pancoran, selanjutnya BPOM akan melakukan penyuluhan kepada para penjaja pangan tersebut dan juga orang tua murid mengenai bahan yang pangan berbahaya. Semoga kita semua menjadi Konsumen Cerdas. HM-12

 

Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat

Bagikan:

Klik disini untuk chat via WhatsApp!+
Sarana